Berita Terbaru

Mobile

Marketing

Internet

Ultah ke 10 - Twitter Rilis Emoji, Tagar, dan Kicauan Paling Populer

Tidak terasa media sosial microblogging Twitter telah berumur 10 tahun. Sejak diluncurkan pada 21 Maret 2006 silam, Twitter telah berhasil exit melalui IPO dan memiliki sekitar 320 juta pengguna.

10 tahun bukanlah waktu yang singkat. Terdapat banyak sekali hal-hal bersejarah yang muncul di Twitter. Semua itu dirangkum dalam sebuah video yang dikeluarkan oleh akun resmi Twitter hari ini.

Selain itu, menurut laporan Re/code, bertepatan dengan hari ulang tahunnya Twitter merilis informasi tentang emoji dan tagar yang paling banyak digunakan, serta kicauan-kicauan paling menarik.

Berdasarkan laporan Twitter, emoji 😂yang berarti “tangis kegembiraan” merupakan emoji yang paling banyak digunakan. Yang mana terdapat sekitar 14,5 miliar kicauan yang telah menggunakan emoji tersebut. Kemudian #FF, yang merupakan singkatan dari “Follow Friday,” adalah tagar yang telah digunakan di 539 juta kicauan Twitter.

Beralih ke kicauan paling menarik. Kicauan paling pertama di Twitter dibuat oleh sang pendiri perusahaan ini, yaitu Jack Dorsey. Kicauan ini dibuat pada tanggal 22 Maret 2006 (21 Maret di AS), tepat saat Twitter resmi diluncurkan ke publik.

Kemudian ada kicauan yang paling banyak di retweet, yaitu sebuah tweet foto dari penyiar televisi Ellen DeGeneres yang saat itu menjadi pembawa acara Oscar 2014. Hingga saat ini kicauan tersebut telah di retweet sebanyak 3,3 juta kali.

Sampai sekarang penyanyi pop wanita Katy Perry menjadi orang yang paling banyak diikuti di Twitter. Katy memiliki 84,4 juta pengikut. Apabila dibandingkan, angka tersebut lebih banyak dari jumlah penduduk di Inggris.

Akun yang memecahkan rekor mendapatkan satu juta pengikut paling cepat diperoleh Caitlyn Jenner.

Bagaimanapun, sebagai perusahaan yang telah berdiri selama 10 tahun, bukan berarti Twitter terbebas dari masalah. Sejak diluncurkan, Twitter telah kehilangan sekitar US$2 miliar (sekitar Rp26 triliun). Lalu saat dikelola CEO Dick Costolo, Twitter bisa dibilang tidak mengalami pertumbuhan yang signifikan.

Saham Twitter juga terus menurun. Hingga akhirnya Twitter terpaksa membawa kembali sang Founder, yaitu Jack Dorsey, sebagai CEO. Di minggu pertama setelah kembali menjadi CEO, Jack meminta maaf secara publik ke para developer. Karena selama ini kurang memperhatikan mereka.

Selain itu, Jack bahkan rela membagikan saham miliknya yang bernilai US$200 juta (sekitar Rp2,6 triliun) kepada para pegawai Twitter. Semua itu dilakukan Jack untuk membangkitkan kembali Twitter dari keterpurukan.

Dikutip : Techinasia
 
Copyright © 2013 Info Teknologi